Sabtu, 12 November 2011

Not Balok 3

3.staff (garis paranada)


a.pengetiannya

staff (garis paranada) ialah sebuah gambar yg terdiri dari 5 garis dan 4 spasi...yg berfungsi untuk meletakkan dan menuliskan not balok beserta simbol2 didalamnya dan berguna sebagai patokan dalam membaca partitur



b.bagian dan letak penulisan tanda pada staff,
 
Sebuah kunci (clef) di letakkan di bagian depan sebuah staff,..
setelah itu baru tanda waktu (time signature).
Setiap ruas dalam sangkar nada di pisahkan oleh garis birama (barline) dan diakhiri dengan garis birama selesai (final barline).

 Jarak dari garis birama ke garis birama selanjutnya disebut dengan satu birama

 Tanda waktu di tulis dalam bentuk pecahan seperti 2/4, 3/4. 4/4, dan sebagainya....
angka di atas menunjukkan banyaknya ketukan dalam tiap birama dan
angka di bawah menunjukkan not yang mewakili tiap ketukan tersebut

Tanda waktu 2/4 berarti terdapat 2 ketuk disetiap birama dan setiap ketuk adalah not 1/4.

untuk lebih jelasnya lihat gambar ini:



setelah kita mengetahui dimana letak nada2 pada kunci G dan kunci F...

kita lanjutkan pada scale :


pengertian scale yang sederhana ialah: satu set atau sekumpulan not yang diatur sedemikian rupa dengan aturan yang baku sehingga memberikan nuansa atau karakter tertentu dalam musik. Aturan baku tersebut berupa interval atau jarak antara satu not dengan not yang lain, aturan tentang nada awal dan nada final, dan lain-lain. Ada berbagai macam tangga nada di dalam musik, masing-masing memiliki aturan baku sebagai ciri yang membedakan antara tangga nada yang satu dengan tangga nada yang lain..

secara keseluruhan terdapat 8 tangga nada yaitu :
1 Hypophrygis
2 Doris
3 Hypodoris
4 Phrygis
5 Lydis
6 Hipolydis
7 Mixolydis
8 Hypomyxolydis

tapi tidak akan kita dibahas pada kesempatan kali ini :

istilah yang biasa dipakai untuk menyebut tangga nada dalam musik adalah : scale ,modus (istilah jamaknya), dan modalitas.

1.diatonic major scale

Scale diatonic mayor ialah tangga nada yg disusun oleh delapan not dengan interval yang sudah ditentukan, yaitu :

1 - 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2


nada awalan pada scale menjadi nada final pada scale tersebut..


ok,..
saya akan coba menjelaskan bagaimana membuat tangga nada diatonik mayor ....


 untuk mayor digunakan =do

contoh nya untuk tangga nada c mayor

C=do







perhatikan Intervalnya....

seperti yang sudah dikatakan td,..interval untuk diatonik mayor adalah :

1 - 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2

betul kah intervalnya sudah seperti itu???




 ini adalah tangga nada diatonik mayor yang belum dipengaruhi #(kres) ataupun b (mol)

bagaimana untuk mencari tangga nada yang sudah dipengaruhi # atau b???

pada pembahasan kali ini saya hanya akan membahas diatonic mayor yang dipengaruhi kres saja


a.untuk mencari tangga nada yang sudah dipengaruhi # :

1.kita ambil nada kelima dari bawah,..dari tangga nada sebelumnya (karna kita baru akan mencari tangga nada 1 kres,maka tangga nada sebelumnya yang kita ambil adalah tangga nada c mayor (nol kres),..)

kita cari nada kelima dari bawah dari tangga nada 0 kres ...

1=c
2=d
3=e
4=f
5=g
6=a
7=b
8=c

nah,,sekarang kita ambil nada ke 5 nya....
maka kita mendapatkan nada g ....


2.lalu kita urutkan dari nada g hingga nada g...

g - a - b - c - d - e - f -g

intervalnya :

g ke a=1
a ke b=1
b ke c=1/2
c ke d=1
d ke e=1
e ke f=1/2
f ke g=1

lho kok intervalnya gak sesuai ama ketentuannya ya...???  

 mari kita cek ulang...

3. cek intervalnya...

karna jarak dari nada e ke nada f itu 1/2 maka kita harus merubah aturan nadanya sehingga aturannya sesuai untuk diatonik mayor,..karna jarak antara nada ke 6 dan ke 7 harus 1 maka kita naikkan nada f tadi sebanyak 1/2...
maka nada f tadi akan menjadi f# atau lazim disebut fis....

maka akan menjadi :

g ke a=1
a ke b=1
b ke c=1/2
c ke d=1
d ke e=1
e ke fis=1
fis ke g=1/2



jika kita tuliskan pada not balok maka akan menjadi seperti ini :


 
untuk mencari tangga nada 2 kres hingga 7 kres ikuti aturan yang tadi ...

contoh,,tangga nada 2 kres :

kita ambil nada ke 5 dari tangga nada sebelumnya ( tangga nada 1 kres ):

1=g
2=a
3=b
4=c
5=d
6=e
7=fis
8=g

jadi kita ambil nada d

d ke e=1
e ke fis=1
fis ke g=1/2
g ke a=1
a ke b=1
b ke c=1/2
c ke d=1

ingat,,...interval untuk diatonik mayor harus :

1 - 1 - 1/2 - 1 - 1 - 1 - 1/2


karna intervalnya belum benar maka harus kita rubah intervalnya :
hayoo.... nada apa yang harus dinaikkan???
yuppss...
nada c...
kita naikkan 1/2 menjadi cis....

jadinya:

d ke e=1
e ke fis=1
fis ke g=1/2
g ke a=1
a ke b=1
b ke cis=1
cis ke d=1/2

jadi deh tangga nada 2 kres...


Sebutan Nol Kres, sebutan yang digunakan adalah Natural.
8=c??? pake 1 (do) tinggi, atau 1' (aksen untuk membedakan)
- 1'=C' bacanya = C aksen satu
- 1'=G' bacanya = G aksen satu



 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar